Review Game Cookie Run, Permainan Jaman Jadul!

Sebuah gebrakan yang cukup mengejutkan, hal tersebut adalah kalimat yang cocok untuk developer Devsisters, yaitu Cookie Run.

Sebagai salah satu game mobile casual yang cukup terkenal bagi kalangan pengguna Line, Cookie Run berhasil membuat user game mobile terus menerus memainkan game yang memiliki tokoh utama Ginger Bread.

Dan saat pemain Cookie Run tengah menikmati gamenya dengan hadirnya ‘Cookie’ baru, Devsisters akhirnya merilis seri terbaru yaitu Cookie Wars.

Game ini pertama kali diperkenalkan Mei 2018 lalu, dan kemudian resmi rilis untuk Global pada bulan Agustus 2018. Dengan grafik yang hampir sama dengan Cookie Run, membuat game ini layak dimainkan oleh pemain Cookie Run itu sendiri.

Dikarenakan dalam game ini menampilkan hampir 100% Cookie yang ada di Cooki Run. Berbeda dengan Cookie Run, Cookie War dibekali dengan sistem PVP real time, tentu hal tersebut adalah kelebihan dari game ini.

Cookie Run: OvenBreak adalah sebuah game endless runner di mana pemain berperan sebagai sebuah kue kering yang melarikan diri dari oven sang penyihir.

Bantulah Ginger Brave dan teman-temannya agar tidak dipanggang oleh sang penyihir dan kabur ke dunia Cookie World yang luas dan menawan.

Seperti biasanya game-game endless runner, sang kue kering akan berlari sendiri secara otomatis tanpa input apa pun dari pemain.

Tugas pemain adalah untuk menyentuh kedua tombol antara melompat atau slide agar bisa terhindar dari rintangan di layar.

Sang kue kering malah bisa melompat dua kali, caranya cukup menyentuh tombol lompat lagi ketika dia sedang melompat.

Asiknya, tombol sliding ini bisa digunakan tanpa batas, alias bisa sliding sejauh-jauhnya dengan bebas.

Sang kue kering memiliki Life yang akan berkurang terus menerus, dan akan berkurang banyak apabila dia menabrak rintangan. Begitu life ini habis, maka berakhirlah pelarian dia dan jadilah dia santapan sang penyihir.

Ada banyak macam kue kering yang bisa dimainkan oleh pemain, mulai dari sang GingerBrave, Hero Cookie, Sandwich Cookie, Rose Cookie, dan lain sebagainya.

Masing-masing cookie memiliki kemampuan khusus yang unik, seperti Hero Cookie yang bisa berubah menjadi Super Cookie dan bisa terbang. Kendalinya pun berubah, di mana tombol lompat kini menjadi tombol untuk terbang ke atas. Unik, kan?

Sepanjang perjalanan, pemain akan mengumpulkan berbagai koin yang berserakan di jalan. Koin ini bisa digunakan untuk meng-upgrade para cookies agar menjadi lebih kuat.

Selain itu, pemain juga bisa menggunakan berbagai macam Pets yang memiliki kemampuan unik, seperti menembak misil setiap beberapa detik, menghasilkan jelly, dan lain sebagainya.

Ada banyak macam mode yang disediakan dalam Cookie Run: OvenBreak, mulai dari Cookie Trials, Trophy Race, Breakout, Champions League, Guild Run, hingga Island of Memories. Dengan banyaknya mode ini, pemain tidak akan bosan untuk mencoba bermain setiap saat.

Cookie Run: OvenBreak hadir dengan grafis kartun 2D, di mana pemain bisa melihat para kue kering berlari tanpa henti di layar. Para cookies ini pun memiliki artwork yang berbeda satu sama lain, dan mereka tampak menawan di layar.

Tapi agak mengherankan sih, mengapa game yang grafisnya 2D kartun seperti ini, membutuhkan ukuran sekitar 1GB di ponsel pintar. Tapi yang pasti, konten yang disediakan cukup banyak dan bisa menghiburmu.

Selain ukurannya yang 1GB, ternyata Cookie Run: OvenBreak yang dihadirkan secara free-to-play ini pun ternyata juga mewajibkan pemainnya untuk senantiasa online.

Tapi jangan khawatir, karena pemain akan bisa menikmati berbagai macam event yang disediakan dalam berbagai mode, ikutan Guild, mencoba Quest, dan asyiknya, tidak ada sistem stamina sama sekali.

Tentu saja, tersedia juga sebuah toko in-game yang menjual mata uang premium Crystals serta berbagai paket menarik. Crystals sendiri berguna untuk membeli macam-macam hal secara Gacha, termasuk Cookie baru, Pet baru, serta kostum.

Meskipun sebenarnya cukup menyenangkan, keberadaan kewajiban pemain untuk online serta ukurannya yang menembus 1GB ini mungkin akan tidak disukai oleh banyak orang.

Tapi yang jelas, apabila kalian ingin sebuah game endless runner yang unik, Cookie Run: OvenBreak ini cukup menarik untuk dicoba.